| beranda.net>Artikel>hawking | |
|
Hawking D.Manggala (6 January 2004) Beberapa akhir pekan belakangan ini saya menghabiskan waktu dengan membaca buku-buku dari Stephen Hawking. Kemungkinan besar bisa fun karena saya tidak harus menempuh ujian atau tes setelah membaca buku-buku tersebut….Lain cerita, mungkin, kalau saya kuliah di jurusan Fisika atau Kosmologi… Yang jelas sih, ini biarpun fun, tetep aja banyak yang ngga ngerti! |
|
|
Buku yang pertama berjudul “A Brief History of Time.” Dulu sempat jadi pembicaraan hangat di Bandung sekitar tahun 1994, dan saya sempat membaca buku itu (versi Bahasa Indonesia) yang saya pinjam dari teman kuliah dulu. Saat itu banyak bagian yang saya loncati karena terlalu sulit dimengerti. Tapi paling tidak saya sempat membaca buku, yang menurut Amazon, merupakan buku terlaris yang lebih banyak dibeli tapi paling sedikit dibaca orang ini. Beberapa waktu lalu saya kembali membeli buku versi Inggrisnya, setelah belakangan ini, saya kembali tertarik membaca-baca sekitar kosmologi. Mungkin juga karena bagi saya, Hawking adalah sosok yang sangat mengagumkan. |
|
Hawking yang hampir seluruh anggota tubuhnya tidak bisa digerakkan lagi akibat penyakit ALS (Amytrophic Lateral Sclerosis) selalu mengatakan bahwa penyakit itu sedikit sekali mengganggunya. “Menyesali keadaan hanya mengakibatkan kita tidak bisa bekerja saja", demikian ia mengatakan. Bahkan menurutnya, kekurangannya dalam bergerak bisa membantunya berkonsentrasi memikirkan masalah-masalah kosmologis. Oh ya, ada satu kisah yang mungkin menarik tentang kisah hidup Hawking. Seperti normalnya manusia, ia tidaklah bisa selalu mendapat apa yang dia inginkan. Ketika Hawking masuk Cambridge utk PhD program, sebenarnya ia sangat ingin dibimbing oleh Fred Hoyle; tokoh yang sangat terkenal pada waktu itu dengan teori Steady State. Sayang sekali Hawking ditolak karena Hoyle sudah terlalu sibuk dengan riset maupun segudang aktivitasnya sebagai seorang ilmuwan terkenal. Akhirnya Hawking mendapat pembimbing seorang ilmuwan yang low profile dan tidak terlalu ternama bernama Dennis Sciama. Tentu saja Hawking sangat kecewa….namun ternyata belakangan ia malah bersyukur karena Sciama lah yang sangat berperan besar dalam karirnya. Mendapatkan pembimbing yang tidak terkenal, ternyata memberikan keuntungan yang sangat besar karena Sciama mendedikasikan seluruh waktunya untuk membantu Hawking dan rekan-rekannya. Singkat cerita, ada beberapa buku yang saya baca dan sebuah seri documenter yang saya tongkrongin biar tahu aja istilah-istilah: big bang, M-theory, blackhole, supernova, ataupun theory of everything...........: |