|
Internet dan Media Baru
D. Manggala (15 Mei 2005)
...internet as a mean
to "empowering people and helping them be the best they
can be" - Pierre Omidyar, eBay's founder
Sebagai lanjutan
tulisan minggu lalu, serta diinspirasikan oleh tulisan
Enda
Nasution yang berjudul "New Media vs. Old Media"
dan juga oleh buku Adam
Cohen yang berjudul "The Perfect Store: Inside Ebay"
maka lahirlah artikel ini.
Ada dua pertanyaan di kepala
saya:
1. Apa makna internet bagi
saya?
2. Mengapa saya membuat situs
personal ini dan juga blog ini
dan itu?
Makna Internet bagi
Saya
Seperti kata Pierre Omidyar,
internet telah membuat saya "empowered'. Internet adalah
sebuah pintu menuju tempat yang tak terbatas...belajar sesuatu
yang baru, melihat gambar syur terbaru, mendengar musik, mendapat
gosip terkini, "menemukan" teman lama yang hilang,
mendapat teman baru dan tentu saja, yang tak bisa disediakan
banyak media lain, saya bisa berinteraksi dengan banyak orang
didunia ini (termasuk mungkin, "monyet"
yang bisa memencet keyboard).
Mengutip Enda, internet adalah
"taman bermain raksasa kami yang tanpa batas" ...dan
saya larut di dalamnya. Saya senang.
Internet melepaskan saya
dari kungkungan badani...saya bebas berkelana kemana saja,
berdebat dan bicara dengan teman-teman baru tanpa tahu rupa
atau peduli kedudukannya dalam strata sosial sebenarnya. Yang
bermakna di internet, bagi saya, adalah "isi" dari
entitas yang berinteraksi dengan saya. Saya terlepas dan melepas
semua kulit yang merintangi saya berkomunikasi dengan siapa
saja. Saya keluar dari wadah yang mengurung saya (kayak Neo,
di The Matrix gitu looooh...hahaha).
Seriously, internet memungkinkan
orang untuk ditemukan atau menemukan orang lain, tanpa perlu
penghubung seperti dulu. Bagi saya, arti internet terpenting
adalah dalam istilah ini P2P; peer to peer atau people to
people. Sepert eBay, dimana kita bisa jual dan beli apa saja,
dengan siapa saja...dalam banyak konteks lain kita bisa melakukan
apa saja dengan siapa saja. Isn't that cool?
Tentu saja ada sisi baik
dan buruknya.
Dan itu terpulang kepada.....the
man/woman/monkey/dog/chicken behind the keyboard.
Media Baru
Blog adalah media baru paling
dasyat dari internet. Bukan kata saya, tapi kata BusinessWeek..
Menurut BusinessWeek (BW)
dalam artikel yang berjudul Blogs
Will Change Your Business, ada 9 juta blog di internet
sekarang ini, walaupun di AS baru sekitar 27% yang baca media
bernama blog.
Memang, menurut BW lagi,
banyak blog yang bagus dan lebih banyak yang jelek, katanya
"And yes, there's plenty out there not to like.Self-obsession,
politics of hate, and the same hunger for fame that has people
lining up to trade punches on The Jerry Springer Show. Name
just about anything that's sick in our society today, and
it's on parade in the blogs. On lots of them, even the writing
stinks." (Btw, kalimat yang terakhir, kayaknya nyindir
web gue nih...)
Tapi, sekali lagi menurut
BW (hehehe), "Go ahead and bellyache about blogs.
But you cannot afford to close your eyes to them, because
they're simply the most explosive outbreak in the information
world since the Internet itself. And they're going to shake
up just about every business -- including yours."
Nah lo!
Yang terpenting, kalau kita
bicara opini, inilah saatnya setiap kepala menyampaikan pendapatnya
masing-masing. Memang harus dihadapi, ternyata pendapat orang
beda-beda bahkan untuk suatu hal yang sekecil-kecilnya. Seperti,
mana lebih enak buah nangka atau duren?
Ini saatnya pendapat orang
tidak diwakili oleh headline sebuah koran atau majalah seperti
"Sebagian besar orang Indonesia menyukai Duren".
Itu dulu...sekarang...akan ada yang teriak "I hate duren"
atau sebaliknya "I crave duren" dalam blognya..dan
semua itu betul kan?
Kalau dulu saya ingin komplain
terhadap layanan suatu badan pemerintah atau swasta...mengirim
surat pembaca nggak dimuat, ngirim artikel tidak ada kabar...sekarang
tulis aja di blog...:) Mungkin dibaca mungkin ngga...but who
care? Yang penting adalah saya menyuarakan opini saya.
Yang menyenangkan adalah,
dari 9 juta blog yang sudah ada dan 40 ribu blog yang muncul
tiap hari, kata BW lagi dan lagi, anggaplah yang jelek (kayak
web dan blog saya) ada 99.9%...artinya ada 40 blog bagus baru
yang muncul tiap hari! Bukankah itu menyenangkan, membaca
hal bagus dan belajar dari situ dengan GRATIS...(ngga gratis
juga sih...karena perlu langganan internet dan bayar telpon).
Inti dari tulisan ini adalah,
kali ini tidak mengutip BW, kita sedang dalam transisi ke
dunia baru dimana setiap orang semakin punya kekuatan agar
suaranya di dengar. Kita akan memasuki dunia informasi yang
riuh rendah karena peranan filter akan semakin berkurang.
Kalau dulu, pendapat seorang
jurnalis mungkin dapat mewakili generalisasi dari pendapat
suatu masyarakat...maka di era internet, setiap perbedaan
akan disuarakan. Termasuk menjadi sumber berita lokal dari
tempat kita. Suatu saat, seorang karyawan/karyawati yang dari
kantornya bisa melihat jalanan termacet di Jakarta, akan menjadi
sumber berita terpenting mengenai kondisi kemacetan lewat
blognya; seorang yang tinggal di Banda Aceh, akan menjadi
sumber berita utama dari kelancaran distribusi bantuan; dan
sebagainya.
Mungkin opini saya dibaca,
mungkin tidak. Mungkin ada yang setuju, banyak yang tidak.
Tapi inilah pendapat saya,
dan saya sudah mengungkapkannya.
Selamat datang Media Baru,
selamat datang di Internet...the new land of promise and battle
:)
|