| beranda.net>artikel>enam orang buta dan seekor gajah | |
|
|
Enam Orang Buta dan Seekor Gajah Karya: John Godfrey Saxe (1816-1887); Penerjemah: D.Manggala (16 February 2004) --berdasarkan sebuah legenda India terkenal-- |
|
Alkisah enam orang dari tanah Indus Ingin belajar banyak sekali Pergi mencari seekor gajah (meskipun keenam orang ini buta) Yang berdasarkan pengamatan masing-masing Dapatlah memuaskan hatinya
Orang pertama mendekati sang gajah Terjatuhlah ia Pada badan gajah yang kuat dan lebar Langsung ia berseru: “Tuhan memberkatiku! Gajah ternyata seperti tembok!“
Orang kedua menyentuh gading sang gajah Berteriak, “Ha! Apa yang kita dapatkan, Sangat bulat dan halus dan tajam? Menurutku, ini sangatlah jelas Benda luar biasa yang bernama gajah ini Adalah seperti tombak!“
Orang ketiga tanpa sengaja memegang Belalai sang gajah diantara tangannya Dengan tegas ia berkata: “Saya mengerti sekarang,”katanya, “gajah adalah seperti seekor ular.”
Orang keempat menjulurkan tangannya Dan menyentuh kaki sang gajah: “yang paling menyerupai binatang besar ini adalah, sangatlah gampang,”katanya; “jelaslah kalau gajah adalah seperti sebatang pohon!”
Orang kelima yang kebetulan memegang kuping sang gajah, Berkata,” bahkan orang yang paling butapun Bisa mengatakan apa yang paling mirip dengan binatang ini Tanpa mengabaikan kenyataan Binatang yang hebat ini adalah Seperti sebuah kipas!”
Orang keenam tanpa membuang waktu mulai Meraba sang binatang besar Tertangkaplah ekor sang gajah yang bergoyang-goyang Yang ada dalam jangkauannya “Aku tahu,” katanya, “gajah adalah seperti seutas tali!”
Begitulah enam orang dari tanah Indus ini Bertengkar dengan keras dan berkepanjangan Masing-masing mempertahankan pendapatnya Sangat kaku dan keras Meskipun tiap pendapat mereka mengandung kebenaran Tapi semuanya menjadi salah! Diterjemahkan dari “The Blind Men dan The Elephant“ diambil dari http://www.noogenesis.com/pineapple/blind_men_elephant.html |